Control

Control

Control

Remote Control DVD Player Interaktif
Indonesia, 2010

Why you want to control me? Pertanyaan ini menjadi pembuka karya Henry Foundation, Control. Semua hal tentang pengendalian. Siapakah yang sebenarnya dikendalikan? Pemirsa mengendalikan televisi? Ataukah televisi justru yang mengendalikan pemirsanya?

Sejak televisi swasta berdiri di Indonesia, remote control telah menjadi salah satu kebutuhan dasar. Kehadirannya membawa babak baru dalam melihat kuasa pemirsa terhadap siaran televisi. Bagaimana permisa dapat memilih apa yang ingin ditontonnya. Teknologi remote control terus menjadi kebutuhan hingga saat ini, seiring jumlah stasiun tv dan televisi nirkabel yang semakin banyak. Di saat yang sama, teknologi kendali ini dihadapkan pada budaya kendali baru, yaitu sensor dan layar sentuh (touch screen).

Henry mencoba memainkan logika kendali teknologi remote control ke dalam karyanya. Di sini, remote control tidak difungsikan sebagai mana lazimnya mengontrol siaran televisi. Henry menjadikan penonton sebagai ‘pemberi perintah’. Subyek manusia telah jadi bagian sistem dari televisi untuk menjalankan program; Simple Things dan Non-Sense Things. Manusia di dalam televisi, menjadi refleksi perilaku pemirsanya.

Karya Control dipresentasikan pertama kali dalam perhelatan Decompression #10 di Galeri Nasional Indonesia tahun 2010.

Henry Foundation

Menyelesaikan kuliah jurusan Seni Grafis, Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta tahun 2000. Perupa yang menggeluti seni grafis, seni video, performance dan seni interaktif ini juga terlibat dangan beberapa proyek seni kolaboratif di ruangrupa dan Jakarta Wasted Artists (JWA). Tahun 2003 membentuk The Jadugar yang bersama Anggun Priambodo yang mengerjakan proyek-proyek video musik. Ia juga tergabung dalam grup musik elektronik pop Goodnight Electric dan sebuah proyek album eksperimen bersama Frigi Frigi. Henry kini tinggal dan bekerja sebagai perupa, musisi dan DJ di Jakarta.