Crowds

Crowds

Crowds

6 menit 30 detik
Video Kanal Tunggal
Belanda, 2014

Crowds menampilkan tiga panel video yang memiliki intensitas gerak visual seirama dengan musik yang terdengar. Bahasa visual dan suara yang sangat literal, yaitu kerumunan orang, membuat kita terhindar dari interpretasi lain, selain apa yang kita lihat dan kita dengar dari karya ini.

Dimulai dari dominasi suara musik rave di menit-menit awal, perlahan suara ramai dan gemuruh orang banyak menyelinap menjadi salah satu instrumen musik. Intensitas perubahan gambar dan bunyi semakin cepat dan membawa kita ke sebuah situasi ‘kekacauan’ yang berpola. Esensi mentalitas massa, kemarahan, dan ekstase yang terdapat dalam karya ini mencoba memberikan pengalaman lain dalam menonton.

Crowds juga bisa dibaca sebagai refleksi dari sebuah situasi ‘kemarahan’ masyarakat global atas perang dan krisis ekonomi dewasa ini.

Film yang ditayang perdana pada International Film Festival Rotterdam 2015 ini merupakan karya kolaborasi Geert Mul dan Michel Banabila. Pada April lalu,  film ini dipresentasikan dalam bentuk performans multimedia di Global Week For Syria di Beirut, Libanon.

Geert Mul
Selama hampir 20 tahun menghasilkan puisi visual dengan menggabungkan ulang gambar dari video, foto, instalasi, dan performans audio visual. Karyanya telah dipamerkan di berbagai negara, di antaranya Stedelijk Museum Amsterdam, The National Museum of Modern Art Kyoto Japan, dan lain-lain. Tahun 2010 dia mendapat penghargaan Dutch Witteveen+Bos Art & Technology Award. Michel Banabila telah memproduksi musical scores di beberapa film, dokumenter, video art, pementasan teater, dan banyak lagi. Dia merekam benda-benda yang ditemukan, bunyi-bunyian, gambar elektronik, dan gambar pendek dalam televisi atau film.