DICARI: Internet-Meme yang bertemakan anak muda!

DICARI: Internet-Meme yang bertemakan anak muda!

DICARI: Internet-Meme yang bertemakan anak muda!

Ekspresi Digital Kaum Muda Urban

 

Internet-Meme merupakan sebuah bentuk penyebaran konten yang didistribusikan online pada ruang Internet dengan berbagai macam dan ragam dari bentuk citraan yang bervariasi, mulai dari gambar diam hingga gambar bergerak. Bermigrasi dari satu pengguna ke pengguna lainnya. Juga terus menerus berkembang, berubah, hingga berevolusi menjadi bentuk baru, sesuai dengan perkembangan teknologi media dari waktu ke waktu.

 

Selain banyak mengandung unsur humor, internet-meme selalu menarik perhatian dan sering menjadi fenomena di masyarakat. Bentuknya yang sederhana seperti sebuah iklan dalam menyampaikan pesan, dapat dikatakan sebagai media komunikasi alternatif yang sangat fleksibel, anarkis, juga provokatif. Sifatnya yang generatif, sangat mudah untuk direproduksi dan didistribusi secara yang luas.

Salah satu contoh fenomena dari internet-meme yang paling menarik adalah peristiwa saat Pemilihan Umum Presiden Indonesia di tahun 2014 lalu. Di sini, masyarakat secara kreatif sangat antusias dalam membuat berbagai macam pernyataan juga pendapat politis yang dikemas humoris dan satir ke dalam bentuk internet-meme dengan berbagai format digital, seperti .jpeg hingga gambar bergerak dalam format .gif juga format video dengan konten yang beragam. Fenomena ini telah memperlihatkan bagaimana bentuk artistik internet-meme, yang terus berkembang dan dapat mempengaruhi sosial dan ideologi masyarakat, juga memperlihatkan meme sebagai ekspresi wajah masyarakat.

Peranan meme sangatlah penting di dalam budaya digital, di sini, internet-meme mempunyai fungsi sebagai media yang dapat melawan arus. Melihat bentuk awalnya yang katro dan terkesan murahan, kini internet-meme tidak hanya bisa dianggap sebagai humor belaka. Namun, sebagai bentuk penting dari budaya komunikasi baru kaum urban. Bila dicermati secara kritis, internet-meme banyak mengandung penanda perkembangan zaman yang meliputi banyak aspek. Mulai dari teknologi, ideologi, serta sosial dan budaya yang sedang berkembang di masyarakat pada masanya. Kini katro bukan sekedar lucu-lucuan, tapi katro bagian dari budaya dan telah menjadi estetika alternatif baru di dalam berkesenian.

Pameran ini juga mengundang beberapa seniman yang fokus berkarya pada penggunaan ruang virtual sebagai tempat pendistribusiannya, seperti, Azer, oomleo, Yusuf Ismail, dan masih banyak lagi.

Aditya Fachrizal Hafiz
Kurator
Jakarta, 2015

 

KIRIM KARYA!
Aditya Fachrizal Hafiz

Dikenal juga dengan “Gooodit”, seniman juga kurator yang berkarya di berbagai media. Ia belajar Desain Komunikasi Visual di Institut Kesenian Jakarta. Pada 2008 mendirikan Kamengski bersama rekannya, untuk mendukung seniman muda Indonesia berkesenian dan berkarya. Pada 2011, bersama rekan lainnya membuat Cut and Rescue, sebuah proyek seni yang berfokus pada gagasan perkotaan urban, meneliti dan menggembangkan ide kreatif dengan menggunakan metode cut-up. Gooodit, saat ini tinggal di Bekasi dan bekerja sebagai Special Brand Ambassador Sampoerna A, Desainer Grafis dan Fotografer lepas di Jakarta.