Freedom To Move

Freedom To Move

Freedom To Move

6 menit 33 detik
Video Kanal Tunggal
Jerman, 2013

Freedom to Move seakan mengingatkan bahwa visual bukan hanya persoalan indera penglihatan. Citra dapat muncul dalam imajinasi. Melalui monolog seorang pria, karya Marko Schiefelbein memberi kebebasan imajinasi kepada penonton untuk merekonstruksi peristiwa yang diartikulasikan melalui detail-detail ekspresi ketakjuban. Melalui ekspresi itu, sang tokoh berusaha meyakinkan dan menarik kita, pemirsa, untuk masuk ke dalam peristiwa fantasi yang dibangunnya.

Freedom to Move membicarakan bagaimana sebuah performans dan sejarah lisan dapat mempengaruhi orang lain secara psikologis untuk percaya akan apa yang diucapkan. Ini bukan soal kenyataan atau kebenaran peristiwa yang terjadi di masa lalu. Video ini hanya memperlihatkan bagaimana cara kerja propaganda dan transfer keyakinan dilakukan melalui metode kesaksian.

Freedom to Move tidak menceritakan sebuah peristiwa yang dialami oleh sang tokoh, tetapi ingatan adegan per adegan dari sebuah video iklan celana jeans Levi’s yang dibuat tahun 2002 oleh Jonathan Glazer yang telah menginsepsinya.

Marko Schiefelbein

Lahir di Stralsund, Jerman. Dia belajar Sejarah Seni, Studi Slavia dan Sejarah Eropa Timur di University of Kiel, Jerman (2004-2006). Kemudian, pada tahun 2011 ia menamatkan studi pascasarjana Seni Rupa di Braunschweig University of Art, Jerman. Penghargaan yang didapatkan di bidang seni di antaranya Videoholica International Video Art Festival, Bulgaria. Filmnya telah ditayangkan di beberapa festival internasional seperti Festival Film Cannes-Shortfilm Corner, Cannes, Prancis dan Kurzfilmtage Oberhausen, Jerman. www.markoschiefelbein.com