Gelora Vigor

Gelora Vigor

Gelora Vigor

Instalasi video dua kanal
Durasi bervariasi
2015

Gelora merupakan video performans Anggun Priambodo yang didasarkan arsip yang ditemukan di Arsip Nasional Indonesia. Karya ini dibagi menjadi dua bagian, kanal pertama berisi performans Anggun membajak film berita Gelora Pembangunan tahun 1978. Di sini, ia mengganti si pembawa acara berita dengan dirinya. Kanal kedua berisi performans Anggun ketika mendistribusikan karyanya kepada masyarakat. Dalam Gelora, Anggun mendekonstruksi arsip dengan membajak arsip itu sendiri. Kemudian, hasil bajakannya ia distribusikan kepada masyarakat dengan cara yang atraktif, yaitu mendatangi dan menawarkan kepada masyarakat dengan mendatanginya. Metode ini cukup efektif mengingat ‘perang’ informasi sudah demikian atraktif dari televisi di ruang tamu hingga dunia virtual.

Anggun dengan sadar memilih tayangan Sidang Umum MPR dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 1978. Saat itu, untuk ketiga kalinya  Soeharto terpilih sebagai presiden. Kemudian bertambah tiga periode, sampai akhirnya diturunkan secara paksa pada 1998.”

Karya ini menjadi salah satu karya hasil proyek seni Lab Laba Laba, Mengalami Kemanusiaan yang dikerjakan sejak 2014 dan dipresentasikan kepada publik pada April 2015 lalu.

Anggun Priambodo
Perupa, sutradara filem, iklan, dan video klip ini menempuh pendidikan Desain Interior di Institut Kesenian Jakarta. Bersama Henry Foundation membentuk The Jadugar dan meraih penghargaan sutradara terbaik di ajang Indonesia MTV Music Awards 2003. Ia terlibat di festival OK.Video sejak 2003, 2007, 2009, dan 2011. Pameran tunggalnya, Toko Keperluan digelar di RURU Gallery (2010). Terlibat dalam Singapore Biennale: If The World Changed tahun 2013. Di tahun yang sama, ia merilis film feature pertamanya Rocket Rain (2013) dan mendapatkan penghargaan Geber Award di ajang Jogja-Netpac Asian Film Festival 2013. Tahun 2014, ia membuat pameran bersama yang terinspirasi dari filmnya Rocket Rain berjudul Reimagining Rocket Rain. Ia juga merupakan salah seorang pendiri Lab Laba-Laba.