Lubang Buaya

Lubang Buaya

Lubang Buaya

Dimensi Bervariasi
Instalasi Kulit Buaya dan Video Dua Kanal
Indonesia, 2014

Karya ini mengacu pada insiden besar dalam sejarah Indonesia yang bergejolak. Situs sejarah insiden ini, “Lubang Buaya”, merupakan sebuah sumur di Jakarta tempat jenazah tujuh perwira Angkatan Darat dibuang pada 1965, semasa percobaan kudeta 1 Oktober setelah Gerakan 30 September. Masih banyak tanda tanya seputar kisah “asli” dari pembantaian ini, juga peran Partai Komunis Indonesia dan Jenderal Soeharto.

Karya ini mengundang Anda meletakkan kepala ke dalam sebuah lubang di bagian kepala masing-masing kulit buaya sambil mendengarkan wawancara dan usaha untuk mengumpulkan data terperinci peristiwa tersebut.

“Saya mewawancara kurang-lebih 30 orang dari berbagai generasi dan latar belakang tentang arti “Lubang Buaya.” Tanggapan mereka menunjukkan betapa tidak jelasnya bayangan mengenai insiden dramatis tersebut sampai hari ini”. – Mella Jaarsma

Mella Jaarsma

Tahun 2014, Rumah Seni Cemeti yang dibangunnya bersama Nindityo Adipurnomo mendapatkan penghargaan Anugerah Adhikarya Rupa dari Kementerian Industri Kreatif dan Pariwisata. Mella Jaarsma merupakan satu dari sedikit seniman yang sejak akhir 80-an, selain aktif dan produktif membuat karya serta mengkuratori, juga berupaya membangun wacana seni rupa kontemporer di Indonesia melalui organisasinya. Ia mengeksplorasi beragam medium dalam praktik berkarya. Mulai dari lukisan, drawing, etsa, patung, video, seni bunyi, instalasi dan performance, yang membenturkan isu tradisi, moderen, dan kontemporer dalam karya-karyanya.