Mansudae Master Class

Mansudae Master Class

Mansudae Master Class

Instalasi Video Tiga Kanal
Korea Selatan, 2014

Karya Mansudae Master Class dibuat oleh Che Onejoon sejak 2014 dan rencananya akan terus dikembangkannya hingga tahun 2016. Karya ini membicarakan bagaimana estetika seni yang terdapat pada monumen-monumen politis buatan Mansudae Art Studio hadir di Afrika.

Didirikan tahun 1959 oleh Kim Il Sung, Mansudae Art Studio memainkan peran sentral dalam meningkatkan citra nasional Korea Utara dengan memproduksi patung dan gambar Para Pemimpin yang Terhormat. Sedang, Mansudae Overseas Projects merupakan divisi komersil dari Mansudae Art Studio. Dimulai dengan mendirikan Monumen Tiglachin di Etiopia tahun 1974, kemudian membangun bangunan-bangunan besar untuk masyarakat di sejumlah negara-negara Afrika seperti Madagaskar, Togo dan Guinea, yang kesemuanya bebas biaya. Bahkan pada 2010, Mansudae Overseas Projects mendapat perhatian dunia ketika membangun patung perunggu raksasa African Renaissance Monument sebagai simbol lahirnya era baru Afrika di Dakar, ibukota Senegal. Estetika Juche Art yang berarti ‘kemandirian’ dan menjadi ciri khas estetika Korea Utara terdapat pada monumen-monumen berskala besar itu. Di dalamnya memperlihatkan realitas sistem sosialis, ‘perwakilan’, dan juga migrasi estetik Korea Utara ke Afrika.

Che Onejoon

Che Onejoon telah merekam segala proses modernisasi yang terjadi di Korea yang belum seutuhnya diatasi oleh fotografi. Sementara itu, ia juga telah merilis karya mengenai trauma rezim militer dalam format film pendek dan instalasi. Selama beberapa tahun terakhir, ia telah bekerja pada sebuah proyek yang berkaitan dengan monumen dan arsitektur di Afrika yang dibangun oleh Korea Utara. Berjudul “Mansudae Master Class”, proyek ini disajikan dalam film panjang, foto, dan instalasi. Ia telah berpartisipasi dalam sejumlah pameran di seluruh dunia, seperti Atelier Hermès, Palais de Modul Tokyo, Taipei Biennale, New Museum Triennial, dan Pavilion Korea di Venice Architecture Biennale.