SALEH HUSEIN

SALEH HUSEIN
ELEMEN SURGA
2017
Instalasi video beserta gambar pada kertas
Dimensi bervariasi

 

Saleh Husein (1982, Indonesia)
Dalam berkarya, Saleh Husein gemar berkutat pada penyibakan sejarah tersembunyi. Sejarah keluarga dan jejak budaya Arab kerap menjadi fokus perhatian dalam karya- karyanya. Saleh menempuh pendidikan di jurusan Seni Lukis, Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta.Ia juga dikenal sebagai gitaris grup musik White Shoes & The Couples Company dan The Adams.

Agama berpengaruh besar dalam banyak aspek hidup manusia, salah satunya dalam urusan pangan. Bagi banyak aliran kepercayaan dan keyakinan di dunia, perihal pangan dianggap cukup krusial dan diatur secara teliti dalam kitab- kitab sucinya.

Dalam Islam, perkara pangan—termasuk makanan halal dan haram—dibicarakan dalam banyak ayat Al Quran, dan mempengaruhi aturan beragama untuk umat. Salah satu yang paling menarik adalah surat Al Insan ayat 17, yang membicarakan tentang makanan dan minuman yang disediakan untuk para ahli surga. Surat tersebut secara spesifik menyebutkan zanjabil (jahe) sebagai salah satu makanan yang akan tersedia di surga.

Menilik vegetasi di daerah Arab, jahe adalah tanaman yang sukar sekali tumbuh di daerah gurun dan panas. Lalu mengapa jahe menjadi salah satu makanan yang dijanjikan akan disediakan di surga? Adakah kaitannya dengan pola penyebaran makanan secara global?

Dalam penelusurannya, Saleh Husein secara khusus mengundang pendapat seorang ahli tafsir kitab suci, serta mendokumentasikan berbagai ekspresi orang-orang yang diajak mencicipi panganan surgawi, seperti yang disebutkan dalam surat Al Insan.