Tak Ada yang Berubah

Tak Ada yang Berubah

Tak Ada yang Berubah

Performans multimedia & interaktif
2015

Sejak kemunculannya, TV Eng Ong yang dibuat Agus Nur Amal menjadi semacam penetrasi atas gencarnya siaran televisi Indonesia yang berlarutlarut menjadikan bencana tsunami Aceh tahun 2004 sebagai komoditas. Semenjak itu, TV Eng Ong muncul berkeliling dunia menghadirkan tradisi pengisahan lisan yang sangat kental dalam kehidupan masyarakat Timur.

TV Eng Ong memiliki ciri khas dalam penyajiannya. PM toh tidak hanya menawarkan pandangannya terhadap persoalan sehari-hari masyarakat Aceh dan Indonesia, bahkan hingga ke persoalan sosial-politik. Untuk mendukung pengisahannya, ia juga menggunakan benda-benda sehari-hari sebagai medium artistiknya yang mampu menghidupkan narasi yang berdiri sendiri untuk menganalogikan sebuah peristiwa atau tokoh yang direfleksikannya dari kenyataan sehari-hari.

Pada performans multimedia yang dibuatnya untuk perhelatan OK. Video, Agus bekerjasama dengan Chairul Bachri dalam pembuatan visual multimedia, sedang Empi membantunya membuat setting dan properti. Ketiga orang ini berkolaborasi dalam performans multimedia yang mengisahkan persoalan kasus kekerasan di masa lalu yang belum tuntas akibat tidak adanya perubahan paradigma negara dan militer dalam melihat dan menangani persoalan masyarakat.

Agus

Memiliki nama panggung PM. Toh. Dalam penampilannya selalu membawakan seni bertutur dan memakai benda-benda sederhana yang dapat ditemukan dalam keseharian sebagai medium artistik narasinya. Melakukan pementasan solo di Berlin, Jerman, tahun 2011. Memberikan workshop “Teater Object” di Theatre of Change di Athena (Yunani), Nottingham University di Nottingham (Inggris) dan Forum Scenography di Praha (Republik Ceko).