Videobase

Videobase

Videobase

Instalasi Teks, Foto dan Video
Indonesia, 2008-2015

Tidak bisa dipungkiri, keniscayaan perubahan medium membawa sebuah dampak sosiologis dari budaya visual yang berkembang. Satu di antara periodisasi dalam membaca perkembangan video berdasarkan akses mediumnya adalah yang dikenal sebagai era analog dan era digital. Periodisasi berdasarkan medium ini memiliki dampak pada konteks perkembangan partisipasi masyarakat dalam memahami dan menggunakan bahasa visual. Masing-masing periode mengalami perubahan. Secara politik, era analog bisa dinyatakan sebagai era Orde Baru yang sentralistik dalam bahasa visual karena negara benar-benar memegang kendali. Dalam era analog, pesebaran dan kemudahaan penggunaan medium di kalangan masyarakat masih belum ada. Sementara itu, era digital bisa disebut sebagai era reformasi yang lebih demokratis secara bahasa visual, karena kemudahaan dan pesebaran mediumnya di kalangan masyarakat.

Videobase merupakan proyek penelitian Forum Lenteng tentang sejarah persebaran dan perkembangan gagasan teknologis dan kultur visual dari teknologi media video yang berjalan sejak 2008. Sketsa dan hasil penelitian ini telah beberapa kali dipresentasikan dalam bentuk pameran, seperti di Bentara Budaya tahun 2009 dan Galeri Salihara tahun 2011. Pada festival OK. Video, hasil penelitian Videobase, secara khusus menampilkan bagaimana peran korporasi dan negara dalam perkembangan dan persebaran gagasan teknologis, kultur visual, dan propaganda kontrol pemerintah kepada masyarakat di era analog.

Forum Lenteng

Forum Lenteng. Komunitas ini berdiri bersamaan
dengan berjalannya proyek video dokumenter
mereka, Massroom Project di tahun 2003. Selain
aktif memproduksi karya kolaborasi, komunitas
ini juga bergerak di wilayah pemberdayaan media
di masyarakat. Pada 2013, Forum Lenteng merilis
ARKIPEL: Jakarta International Documentary and
Experimental Film Festival sebagai hadiah ulang
tahunnya kesepuluh. Komunitas ini beranggotakan
perupa, sutradara, mahasiswa, wartawan, musisi,
fotografer, ibu rumah tangga, kurator, peneliti, penulis,
street artist, hingga desainer, yang juga aktif membuat
karya dengan ragam pendekatan artistik.